Arsip Kategori: -Instalasi

Instalasi OpenSuse

DVD Instalasi

Proses instalasi pada openSUSE 11.0 menggunakan feature terbaru dari QT4 yang menjadi pondasi bagi KDE 4. Penggunaan QT4 ini membawa perbaikan pada kecepatan proses instalasi dan kemudahan melakukan styling pada wizard instalasi. Stephan Kulow-openSUSE project manager- dan Jakub Steiner-openSUSE graphic Designer-berkolaborasi untuk membuat proses instalasi berjalan dengan cepat dan dengan tampilan yang chic menyejukan mata.

Desktop Selectionos110beta2-inst4-thumb.jpgos110beta2-inst9-thumb.jpg

Paduan antara warna hijau dengan warna gelap yang sophisticated ini tidak hanya terdapat pada proses instalasi, melainkan terdapat juga pada boot dan splash screen.

Quicker, Faster, Smarter

Proses instalasi openSUSE 11.0 mengadopsi berbagai perbaikan dalam hal metode dan proses instalasi. Jika instalasi pada openSUSE 10.3 masih membutuhkan tahapan yang cukup banyak, openSUSE 11.0 hanya membutuhkan 7 kali klik, itupun sebagian besar hanya Yes, No dan Next :-) . Untuk melihat feature dalam bentuk presentasi, silakan download file presentasi Stephan Kulow pada LinuxTag 2008.

Dari sisi kecepatan, proses instalasi berjalan lebih cepat karena openSUSE 11.0 mengadopsi model instalasi berbasis pattern image. Instalasi berbasis pattern image jauh lebih cepat karena software sudah dikelompokkan kedalam satu set pattern tertentu. Instalasi untuk KDE 4 Desktop misalnya, sudah dikelompokkan dalam 1 pattern tertentu sehingga YAST tidak perlu mencari dan melakukan instalasi software satu per satu. Duncan Mac Vicar membuat beberapa posting blog mengenai kualitas instalasi berbasis pattern disini, sana, sono dan situ :-) .

Perubahan lain dari sisi instalasi adalah penggunaan LZMA payload dari bzip2, yang berdampak pada ukuran file RPM yang lebih kecil. Hasil akhirnya adalah CD/DVD memuat software yang lebih banyak, proses download jauh lebih cepat dan proses decompresi menjadi lebih singkat. Perubahan ini sendiri membuat proses instalasi untuk 1 file RPM bisa mencapai 2.6X lebih cepat.

Kesemua perbaikan membuat proses instalasi dapat dilakukan hanya dalam waktu 20 menit !

Catatan : Tentu tergantung pada kecepatan dan memori komputer. Lama waktu diatas adalah standar untuk Pentium 4 dengan memori 512 MB, dilakukan untuk instalasi LiveCD.

Instalasi Melalui CD (Live Installer)

openSUSE 11.0 hanya akan meniadakan 1 CD instalasi. Jika openSUSE 110.3 memiliki 1 CD installl (Gnome atau KDE), 1 CD LIve (Gnome atau KDE) dan 1 DVD Install, openSUSE 11.0 hanya akan menyediakan 1 LIveCD (Gnome atau KDE) dan DVD Install lengkap.

openSUSE LiveCD dapat dijalankan langsung melalui booting via CD ROM dan diinstall ke harddisk melalui menu yang ada pada desktop.

Fasilitas LiveUSB masih dalam tahap experiment namun saya pribadi akan menyediakannya begitu openSUSE 11.0 secara resmi dirilis. Proses pembuatan LiveUSB dapat dengan mudah dilakukan menggunakan KIWI atau melalui Windows !

os110beta3-live-inst2-thumb.png os110beta3-live-inst6-thumb.pngGNOME Live CD Installer

LiveCD bisa digunakan sebagai media test drive fasilitas yang ada pada openSUSE 11.0. Proses instalasinya juga sangat mudah dan hanya membutuhkan beberapa langkah singkat.

Sumber http://www.vavai.com/blog/index.php?/archives/749-openSUSE-11.0-Preview-1-Proses-Media-Instalasi,-Simple-Faster.html

instalasi OpenSuse

Melalui Internet

Instalasi OpenSUSE melalui internet untuk kondisi di Indonesia mungkin belum memungkinkan untuk semua daerah. Ini terkait dengan masalah kecepatan koneksi internet. Meski demikian, untuk beberapa wilayah, akses ini sudah memungkinkan, apalagi untuk pelanggan dengan kecepatan internet hingga xx Mbps.

Instalasi OpenSUSE melalui internet tidak jauh berbeda dengan Instalasi OpenSUSE melalui jaringan. Letak perbedaannya hanya pada protokol yang digunakan, yaitu ftp atau http. Pada instalasi OpenSUSE melalui jaringan, pilihan sumber instalasi jauh lebih banyak, bisa meggunakan NFS, Samba, http maupun ftp.

Berikut adalah langkah-langkah instalasi OpenSUSE melalui internet :

  1. Download mini boot CD sebesar 35 MB dari mirror OpenSUSE. Nama filenya adalah openSUSE-10.2-GM-i386-mini.iso. Sesuaikan dengan versi distro yang digunakan.
  2. Burning mini boot CD
  3. Tentukan dan catat lokasi repositori OpenSUSE yang akan digunakan. Lihat daftarnya dari halaman repositori OpenSUSE.
  4. Boot komputer melalui CD
  5. Setelah muncul tampilan awal install, tekan F4
  6. Pilih http atau ftp
  7. Masukkan Server Name dan Installation Directory
  8. Pilih Install

OpenSUSE akan memulai proses instalasi dengan terlebih dahulu melakukan loading kernel dan melakukan download base installation system sebesar 70 MB. Urutan proses instalasi berikutnya tidak akan jauh berbeda dengan urutan pada instalasi menggunakan CD/DVD.

Jika mengalami masalah pada saat melakukan koneksi ke repositori, periksa kembali isian yang dimasukkan. Silakan baca panduan pada Instalasi OpenSUSE melalui jaringan karena pola pemasukan isiannya sama dan identik.

Diambil dari (http://opensuse.or.id/panduan/instalasi/instalasi-opensuse-melalui-internet/)